Menangis, yah hari ini aku
menangis lagi.
Hanya air mata yang mampu
meredahkan
amarah yang bergejolak.
Aku ingin berontak aku ingin
teriak
Tapi tubuh ku tak berdaya
Segala ucapan ku tak didengar.
Mereka menganggap dirinya lah
yang benar.
Aku hanya diam
Biar air mata yang meresap
bersama perih ku
Aku capek aku lelah
Harus sampai kapan selalu
disalahkan
Selalu tidak dihargai
Selalu dianggap tak berguna
Sepi ku larut dalam gundah ku
Seperti lilin kecil yang
mulai redup
Mencari kehangatan dalam
dinginnya hidup
Terhempas, terinjak, bangkit
namun terjatuh lagi
Ketika semua sibuk bersama
egonya
Aku hanya menunduk, terpojok
Sendiri dengan sejuta pilu
Lihat lah aku
Aku masih disini
Mengharap belas kasihan
kalian
Mengharap kasih sayang kalian
Mengharap pelukan hangat
kalian
Apa aku harus teriak
Apa aku harus menggoreskan
pisau ketangan ku
Apa aku harus berbaring tak
bernafas
Sehingga kalian datang pada
ku?
Semilir kebencian pada hidup
ku
Kadang membuat ku berputus
asa
Mengakhiri hidup
Tapi.
Aku tidak ingin mati sia-sia
Aku ingin mati dalam dekapan
penuh kasih
Biarlah.
Sunyinya hari menjadi teman
setia ku
Sampai cahaya kedamaian bersemayam
dalam jiwa ku






2 komentar:
Sedih itu relatif, baca ini deh Tentang Kesedihan dari Beberapa Sudut Pandang :)
Mungkin karna lagi bener-bener sedih jadi kasih judul nya sedih deh :)
Oke sipp nanti tak baca :)
Posting Komentar