Rabu, 04 Juli 2012

Sedih






Menangis, yah hari ini aku menangis lagi.
Hanya air mata yang mampu meredahkan amarah yang bergejolak.
Aku ingin berontak aku ingin teriak
Tapi tubuh ku tak berdaya
Segala ucapan ku tak didengar.
Mereka menganggap dirinya lah yang benar.

Aku hanya diam
Biar air mata yang meresap bersama perih ku
Aku capek aku lelah
Harus sampai kapan selalu disalahkan
Selalu tidak dihargai
Selalu dianggap tak berguna

Sepi ku larut dalam gundah ku
Seperti lilin kecil yang mulai redup
Mencari kehangatan dalam dinginnya hidup
Terhempas, terinjak, bangkit namun terjatuh lagi
Ketika semua sibuk bersama egonya
Aku hanya menunduk, terpojok
Sendiri dengan sejuta pilu

Lihat lah aku
Aku masih disini
Mengharap belas kasihan kalian
Mengharap kasih sayang kalian
Mengharap pelukan hangat kalian

Apa aku harus teriak
Apa aku harus menggoreskan pisau ketangan ku
Apa aku harus berbaring tak bernafas
Sehingga kalian datang pada ku?

Semilir kebencian pada hidup ku
Kadang membuat ku berputus asa
Mengakhiri hidup
Tapi.
Aku tidak ingin mati sia-sia
Aku ingin mati dalam dekapan penuh kasih

Biarlah.
Sunyinya hari menjadi teman setia ku
Sampai cahaya kedamaian bersemayam dalam jiwa ku

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Sedih itu relatif, baca ini deh Tentang Kesedihan dari Beberapa Sudut Pandang :)

Unknown mengatakan...

Mungkin karna lagi bener-bener sedih jadi kasih judul nya sedih deh :)
Oke sipp nanti tak baca :)

Olivia Resty Amallia. Diberdayakan oleh Blogger.