Minggu, 25 September 2011
Cara Melupakan Mantan Pacar #khususnya buat gue
Masihkah Anda memikirkan mantan dan tidak bisa menghilangkannya dari pikiran Anda? Bahkan saat bersama orang yang baru, Anda masih mengkait-kaitkannya dengan mantan?
Jangan membanding-bandingkan
Jika Anda terus membanding-bandingkan kekasih dengan mantan, maka kesempatannya sangat kecil bagi Anda untuk melupakan mantan. Maka dari itu, pastikan untuk memilih tipe kekasih yang jauh berbeda dari mantan Anda terdahulu. Jika Anda tidak dapat melakukannya, fokuskan kepada cinta kekasih baru Anda yang tidak dapat dibandingkan dengan cinta mantan terdahulu.
Bukan duplikasi
Anda tidak akan bisa membangun kembali hubungan yang sama seperti yang telah berakhir. Sekeras apapun usaha Anda, tidak akan ada pria yang sama. Maka persiapkan diri Anda dengan membuka hati untuk hubungan yang baru, bukan hanya membuatnya seperti hubungan Anda yang terdahulu.
Hindari nostalgia
Tentunya Anda tidak ingin menghabiskan hidup hanya menangisi mantan. Pikirkanlah, hubungan telah berakhir dan Anda pasti akan mudah melupakannya. Cara yang termudah adalah memulai hubungan yang baru untuk melupakan yang lama.
Jangan ada batasan atau larangan
Jangan pernah takut untuk mengulangi kesalahan yang sama, dan jangan mencoba untuk menghindar, karena dipastikan akan membuat Anda mengingat mantan. Bebaskan perasaan Anda. Ingatlah, Anda hidup untuk masa sekarang dan masa depan, bukan masa lalu Anda.
Kurangi drama
Jika masih berat melupakannya, menangislah. Setelah itu, hapus air mata, lalu bentengi diri dan bakar semangat Anda. Dalam beberapa bulan ke depan, Anda akan melihat masa “sendu” ini sebagai humor belaka.
Jangan ada deja vu
Belajar dari kesalahan masa lalu adalah hal yang lebih baik. Terkadang ada masanya Anda harus ditundukkan oleh tipe pria tertentu, pria yang membuat Anda sering kali menangis. Untuk perasaan yang jauh lebih baik, ubah keadaan ini! Dan yakinlah Anda bisa.
Make a WISH
25 09 2011
Hari Minggu ini adalah hari special buat gue, karna umur gue b’tambah. Sekarang umur gue genap 16 tahun.
Gue sangat ucap syukur kepada Allah SWT yg sudah memberikan nikmatnya sampai gue sekarang ini.
Dan gue berterima kasih sama Mam and Dad yang sudah membesarkan, membimbing, dan menyayangi gue selama 16 tahun ini. I LOVE Mam and Dad. . . .
Juga kepada semua teman-teman gue yang sudah mengisi hari-hari gue selama ini. Terutama sahabat-sahabat gue yang gue sayangi, yang slama ini slalu ada buat gue disaat suka ataupun duka, juga disaat gue merasa down kalian mensuport gue. I LOVE MY FRIENDS. . .
Tapi sayangnya di hari yg special ini gue gak bisa ngerayain hari jadi gue yang ke 16 bersama cowok yang gue sayang
Gue b’harap banget dia, orang yg masih gue sayang inget hari ultah gue, dan ucapin s’suatu buat gue.
Ucapan dari dia sangat gue tunggu. Wlopun gue tau itu gak mungkin. Karna gue tau sekarang dia sudah bersama orang lain dan mungkin sudah melupakan gue. Tapi rasa sayang ini takkan pernah pudar sedikitpun walau sekarang kamu bukan milik ku, I MISS YOU PIPI <3 <3
Mungkin banyak yang bilang gue cewek bodoh, cwek cengeng, cwek lemah, cwek bego.
TERSERAH, I DON'T CARE. Karna gua bukan orang yg gempang ngelepas apa yg udah gua genggam. Begitu jg GUA GAK GAMPANG NGELEPAS ORANG YG GUA SAYANG, meski udah disakiti dan di tinggalin. Karna gua yakin swtu saat dia akan SADAR AKAN CINTA GUA BUAT DIA.
Make a wish gue buat Birthday ini.
Semoga gue longlife, sehat slalu, bahagia slalu, tambah dewasa, smart, and cute, #hehehe :) Pokoknya gue mau lebih baik dari kemaren dan diumur gue yg sekarang ini gue bisa mencapai cita-cita dan kebahagiaan gue, serta membahagiakan Mam and Dad gue.
Dan satu lagi permohonan gue yang gue harap terkabulkan, gue mau dia, cowok yang gue sayang kembali kesisi gue dan bisa mencintai gue dengn tulus #Aku sangat mengharapkan mu Ias
Amien..........
Hello world!
Hooree….Uyyee…. uuyyee
Akhirnya gue punya blog pribadi juga. Hhehe…
Hemm….
mungkin nanti ini blog isinya coretan gue yang gak jelas dan curhatan ala anak SMA yg GALAU, GAJE, @L4Y, LEBAI, pokoknya yang remaja-remaja gitu deh…. hehehe
Tapi tenang ajah, pasti ada postingan gue yang BERBOBOT, BERKUALITAS, dan BERMANFAAT, hehe
supaya orang-orang gak bosan visited my blog. Paling yang gue posting tugas sekolah kan gue masih SMA.
My Blog is my diary elektronik…..
Olive
Akhirnya gue punya blog pribadi juga. Hhehe…
Hemm….
mungkin nanti ini blog isinya coretan gue yang gak jelas dan curhatan ala anak SMA yg GALAU, GAJE, @L4Y, LEBAI, pokoknya yang remaja-remaja gitu deh…. hehehe
Tapi tenang ajah, pasti ada postingan gue yang BERBOBOT, BERKUALITAS, dan BERMANFAAT, hehe
supaya orang-orang gak bosan visited my blog. Paling yang gue posting tugas sekolah kan gue masih SMA.
My Blog is my diary elektronik…..
Olive
Jumat, 09 September 2011
Definisi Upah, Teori Upah dan Teori Upah Tenaga Kerja
Definisi Upah, Teori Upah dan Teori Upah
Tenaga Kerja
Pemberian
upah kepada tenaga kerja dalam suatu kegiatan produksi pada dasarnya merupakan
imbalan/balas jasa dari para produsen kepada tenaga kerja atas prestasinya yang
telah disumbangkan dalam kegiatan produksi.
Upah tenaga kerja yang diberikan tergantung pada:
a) Biaya keperluan hidup minimum pekerja dan keluarganya.
b) Peraturan undang-undang yang mengikat tentang upah minimum pekerja
Upah tenaga kerja yang diberikan tergantung pada:
a) Biaya keperluan hidup minimum pekerja dan keluarganya.
b) Peraturan undang-undang yang mengikat tentang upah minimum pekerja
(UMR).
c) Produktivitas marginal tenaga kerja.
d) Tekanan yang dapat diberikan oleh serikat buruh dan serikat pengusaha.
e) Perbedaan jenis pekerjaan.
c) Produktivitas marginal tenaga kerja.
d) Tekanan yang dapat diberikan oleh serikat buruh dan serikat pengusaha.
e) Perbedaan jenis pekerjaan.
Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis
dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk
kepentingan produksi. Sehubungan dengan
hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu:
1. Upah Nominal, yaitu
sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara
rutin oleh para pekerja.
2. Upah Riil , adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa, yang diukur
berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran
tersebut.
Teori tentang pembentukan harga (pricing) dan pendayagunaan input (employment) disebut teori produktivitas marginal (marginal productivity theory), lazim juga disebut teori upah (wage theory). Produktivitas marginal tidak terpaku semata-mata pada sisi permintaan (demand side) dari pasar tenaga kerja saja. Suatu perusahaan kompetitif yang membeli tenaga kerja di suatu pasat kompetitif sempurna akan menyerap tenaga kerja sampai ke suatu titik dimana tingkat upah sama dengan nilai produk marginal (VMP). Dengan demikian VMP merupakan kurva permintaan suatu perusahaan akan tenaga kerja.
Teori Upah Tenaga Kerja
Untuk
mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga
kerja, berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang
terbentuknya harga upah tenaga kerja.
v
Teori
Upah Wajar (alami) dari David Ricardo
Teori ini menerangkan:
- Upah
menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan
keluarganya.
- Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah
upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Upah harga
pasar akan berubah di sekitar
upah menurut kodrat. Oleh ahli-ahli ekonomi
modern, upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.
v
Teori Upah Besi
Teori upah ini dikemukakan
oleh Ferdinand Lassalle. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan
terhadap kaum buruh, karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang
sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Berhubungan dengan
kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Untuk
itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap
upah agar dibentuk serikat pekerja.
v
Teori Dana Upah
Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Menurut
teori ini tinggi upah
tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun, karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja.
tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun, karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja.
v
Teori Upah Etika
Menurut
kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha
yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum, merupakan
suatu tindakan yang tidak “etis”.
Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya, juga harus memberikan tunjangan keluarga.
Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya, juga harus memberikan tunjangan keluarga.
Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu
periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti
keadaan semula, pendapatan merupakanbalas jasa yang diberikan kepada pekerja
atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap.
Informasi Upah Minimum
Regional (UMR) Tahun 2010, 2011
Berikut Informasi Upah Minimum Regional (UMR)
atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang telah dikeluarkan masing-masing Regional
atau Kabupaten yang bersangkutan.
Propinsi
|
Kabupaten
|
Sektor
|
2010
|
2011
|
2012
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Badung
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Bangli
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Buleleng
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Gianyar
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Jembrana
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Karangasem
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Klungkung
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Kabupaten Tabanan
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Sektor
|
0
|
||||
Bangka
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Banten
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Banten
|
Kabupaten Lebak
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Banten
|
Kabupaten Pandeglang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Banten
|
Kabupaten Tangerang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Banten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
0
|
|
Banten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Banten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Bengkulu
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
DI Yogyakarta
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
DKI
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Gorontalo
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jambi
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
0
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Cirebon
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Garut
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Indramayu
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Karawang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Karawang
|
Tekstil / Garmen
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Karawang
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Kuningan
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Majalengka
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Majalengka
|
Tekstil / Garmen
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Majalengka
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Majalengka
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Purwakarta
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Purwakarta
|
Tekstil / Garmen
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Purwakarta
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Subang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Subang
|
Manufaktur
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Sukabumi
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Sukabumi
|
Tekstil / Garmen
|
0
|
0
|
0
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Sumedang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Tasikmalaya
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Tekstil / Garmen
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Otomotif
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Barat
|
Kabupaten Bandung
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Bandung Barat
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Bekasi
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Bogor
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Ciamis
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Barat
|
Kabupaten Cianjur
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
0
|
Jawa Tengah
|
Kabupaten Banjarnegara
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Jepara
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Karanganyar
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Kebumen
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Kendal
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Klaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Kudus
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Magelang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Pati
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Pekalongan
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Pemalang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Banyumas
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Purbalingga
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Purworejo
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Rembang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Semarang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Sragen
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Sukoharjo
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Tegal
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Temanggung
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Wonogiri
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Wonosobo
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Batang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Blora
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Boyolali
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Brebes
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Cilacap
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Demak
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Tengah
|
Kabupaten Grobogan
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Bangkalan
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Banyuwangi
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Blitar
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Bojonegoro
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Gresik
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Gresik
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
0
|
0
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Jember
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Jombang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Kediri
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Lamongan
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Lumajang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Madiun
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Magetan
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Malang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Mojokerto
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Mojokerto
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
0
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Nganjuk
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Ngawi
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Pacitan
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Pamekasan
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Pasuruan
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Probolinggo
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Sampang
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Sidoarjo
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Kabupaten Sumenep
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Jawa Timur
|
Kabupaten Tuban
|
Non Sektor
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Jawa Timur
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Makanan / Minuman
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Keuangan / Asuransi
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Kepulauan Riau
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Kepulauan Riau
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Lampung
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Lampung
|
Kabupaten Lampung Tengah
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Lampung
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Lampung
|
Kabupaten Tulang Bawang
|
Non Sektor
|
0
|
||
Lampung
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Lampung
|
Makanan / Minuman
|
0
|
0
|
||
Maluku
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Maluku
|
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
0
|
|
Maluku
|
Non Kabupaten
|
Makanan / Minuman
|
0
|
0
|
|
Maluku
|
Non Kabupaten
|
Perminyakan
|
0
|
0
|
|
Maluku
|
Non Kabupaten
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
0
|
|
Maluku
|
Kabupaten Buru
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
0
|
|
Maluku Utara
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
0
|
Nangroe Aceh Darussalam
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Nangroe Aceh Darussalam
|
Non Kabupaten
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|
Nangroe Aceh Darussalam
|
Otomotif
|
0
|
0
|
0
|
|
Nusa Tenggara Barat
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Nusa Tenggara Timur
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Papua
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Papua
|
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
0
|
|
Papua
|
Non Kabupaten
|
Perminyakan
|
0
|
0
|
|
Papua
|
Non Kabupaten
|
Properti / Real Estat
|
0
|
0
|
|
Riau
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
0
|
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
|||
Non Sektor
|
0
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
0
|
||
Non Sektor
|
0
|
0
|
|||
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|||
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Sumatera Barat
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
|
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Pertambangan
|
0
|
||
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Lain – Lain
|
0
|
0
|
|
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
IT / Telekomunikasi
|
0
|
0
|
|
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Keuangan / Asuransi
|
0
|
0
|
|
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Perdagangan / Jasa
|
0
|
||
Sumatera Selatan
|
Non Kabupaten
|
Properti / Real Estat
|
0
|
0
|
|
Sumatera Utara
|
Non Kabupaten
|
Non Sektor
|
0
|
||
Sumatera Utara
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Sumatera Utara
|
Non Sektor
|
0
|
0
|
||
Sumatera Utara
|
Makanan / Minuman
|
0
|
0
|
Langganan:
Komentar (Atom)
Olivia Resty Amallia. Diberdayakan oleh Blogger.







